Catatan diri seorang mohyiyi
Sabar Ikhtiar ProfesionalArchive for Jelajah
Nggowes Lagi
Baju lusuh kain terkoyak
Tak berlengan juga berrenda
Subuh-subuh sudah nanjak
Ke Kuningan nggowes sepeda.
Berhubung minggu ini bukan jadwal pulang ke Bogor, maka ketika diajak bersepeda saya langsung antusias meng-ayokan, waloupun saya ga punya sepeda. Untungnya di kantor ada inventaris, dengan dalih menemani Pa GM ngontrol kebun di Kuningan, saya pinjam itu sepeda.
Kami bertiga; Pa GM (Djono Sismanto), Didin (Dinarno) dan saya berangkat jam 5 pagi, dengan rute: komplek PG Sindanglaut – Cipeujeuh – Sedong – Caracas – Cilumus – kawasan Sangkanurip Kuningan.
Berhubung saya “pemula” dan treknya nanjak terus, saya selalu tertinggal jauh sehingga yang di depan sering melambatkan laju untuk menunggu saya.
Istirahat pertama di daerah Sedong dengan membuka bekal roti dari Bu GM, lumayan bahan bakar untuk nanjak. Setelah menempuh 2 jam perjalanan kami istirahat lagi di persimpangan Caracas – Kuningan, sambil nyarap bubur sop ayam kampung. Maknyus dan recomended!

Lalu lanjut melewati pasar Cilimus dan belok kiri masuk kawasan Sangkanurip. Disini istirahat lagi untuk recovery sekalian persiapan turun pulang. Oles-oles salep C*nterpain dan tak lupa poto-poto



Setelah cukup istirahat, saatnya pulang. Treknya sekarang turun. Tak lebih dari sejam kami sudah nyampe di komplek lagi. Sekarang tinggal pegalnya.
Selama perjalanan selain kayuhan banyak hal yang bisa di dapat mulai dari udara yang segar, suasana pedesaan yang ramah, hamparan lahan pertanian harapan para petani: kebun tebu dengan ruas kokoh dan lambaian daunnya, padi yang menguning dengan embun di rerumputan pematang, juga komoditas unggulan lainnya yakni ubi jalar. Ketika nendongak gagahnya Gunung Ceremai dengan selendang kabut seakan menyambut kami untuk lebih mendekat dan memeluknya.
Walaupun cape tapi amazing lah! Dan sepertinya saya akan ketagihan.
Catatan: Bagi pesepeda pemula wajib bisa membedakan antara C*nterpain dengan C*nesten. :p
Wow! Bentrok Jadwal Lagi
Acara untuk hari minggu ini, 11 Oktober, ternyata ada dua yang utama. dua-duanya sungguh ingin sekali untuk menghadirinya. Apa dikata keduanya berjauhan tempat (beda kota), andaikan berdekatan mungkin bisa diusahakan.
Reuni Akbar, 50 Tahun SMUN 1 Cianjur, lustrum ke 10, yang dinantikan dari jauh hari dan pastinya banyak temen temen pada datang. Satu lagi acara nikahan Mas Erwin-Atiet, bertempat di Cirebon.
Aduuuh bingung uy! mau datang ke dua-duanya! Yaudah lah, datangnya ke acara nikahan Mas Erwin saja, selain dekat juga bisa dijangkau dalam satu hari.
Buat teman-teman di Smunsa, maaf ya diriku ga bisa datang, mudah-mudahan dalam acara yang lain bisa datang. Salam aja buat semua, terutama buat anak2 B4 2001, Bu Atty Darniaty, tmn2 1-10 dan 2-10 1998-2000, Pa Didin, dll.
Sukses buat semua, Miss you all!!
Nemu Blog Bagus : KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia)
Hari ni diriku nemuin blog konyol tapi Indonesia banget! Namanya Kementrian Desain Republik Indonesia (KDRI), http://menteridesainindonesia.blogspot.com. Sesuai dengan namanya, blog ini mengulas tentang desain tapi punya nilai nasionalis tinggi. Contoh saja saat membahas ttg Pulau Komodo, selain membuat desain logo promosi Pulau Komodo juga dibuat alternatif-alternatif masukan untuk memajukan serta promosi pariwisata di pulau ini.
Apa saja ruang lingkup kerja KDRI ?
Fokus utama kami adalah merubah image negara Indonesia menjadi baik dan maju melalui kekuatan desain visual. Serta menjadikan desain sebagai salah satu bagian penting dalam meningkatkan industri konten di Indonesia. (dicomot dari FAQ KDRI)
Bahkan untuk desain yang unik dibuatkan juga/dituangkan dalam galeri media promosi seperti kaos dll dan dapat diperoleh di distrokdri atau http://distrokdri.com/.
Rantai Putus
Alhasil bangun pun agak siang, soalnya ni hari minggu, malam tadi gadang pula nonton DVD ‘Step Up’, ‘Jumper’ & ‘Hitman’.
Itupun karena ada P Rohman aja yang bmaksud pinjem motor ‘Honda WIN’ ke TPS (hari ini PILGUB Jabar), gw sendiri ga nyoblos, coz ga terdaftar bikin KTP aja baru bln lalu
Jam 10.15 motor baru balik, langsung aja berangkat menuju Cirebon, walo hati kecil aga kurang enak coz mtr aga kurang sehat, ring sechernya bmasalah shg oli mesin terbakar & cepat habis. Benar saja dugaan gw, pas jalur lurus Kertasmaya-Tegalgubug lagi enak-enaknya ngebut 80-90 KM/jam tiba-tiba ‘trak!!!!’ ciiit!!! suara dari arah belakang bawah, DUG!!! oleng, pelan seketika, terkendali, minggir, matiin mesin, standar, turun. MasyaAlloh…. Rante putus!!! Sepi, depan-belakang 3 KM jauhnya, sesekali lewat tronton & bis. Harus diapakan kl sdh bgn? ah, mungkin d dorong sj! gumam gw. Segera gw cari plastik & daun2 kering untuk alas mencabut rante biar ga kotor pikir gw! tp akhirnya kotor juga, namanya oli!
selang 1 menit 30 detik (spesifik amat!) datang pengendara motor Suzuki Satria 125F, dilihat dari arahnya dia balik arah setelah melewati gw.
Lalu dia nanya “Kenapa Mas?”
“Rantenya putus”
“Bisa disambung gak?” Dia nanya lagi.
“Sambungannya ilang, entah kemana”
“Mau kemana?”
“Cirebon” jawab gw.
“Ke bengkel masih jauh, mau dibantu dorong? Di depan kayaknya ada bengkel” Tak disangka, ada orang baik hati!!!
“Oh, makasih” jawab gw, lalu setelah itu kita kenalan. Dia mau ke Pemalang, dr Jakarta, kerabatnya ada yang meninggal.
Tapi yang gw salut, walo dalam keadaan terburu-buru dia masih sempet-sempetnya nolong. Dia sih bilang, dari Jakarta pagi agar nyampe Pemalang jam 3-an. Dia kesepian, ga da temen.
Setelah nyampe bengkel terdekat, tuh motor rantenya di ganti. Sang Penolong, pamit mau melanjutkan perjalanan lagi. Ku doakan semoga amal kebaikannya selalu mengalir dan dibalas dengan yang lebih-lebih oleh-Nya. Amin.
Terima kasih Mas….
