Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

​MENGHIMPUN KOMUNITAS DALAM CREATIVE URBAN COMMUNITY CENTRE

Silaturahmi Komunitas Nasional 2016 (Foto: @fauzinurhasan)


Beragam komunitas marak bermunculan di wilayah III Cirebon. Komunitas-komunitas ini banyak jenisnya mulai dari kesamaan minat dan hobi seperti literasi, olahraga, blogger, penggiat lingkungan, seni budaya, sampai pemerhati politik dan sosial. Komunitas positif dan kreatif perlu didorong dan diarahkan untuk menjawab dan mengimbangi perkembangan Cirebon yang massif dan progresif. 
Pada hari Selasa kemarin saya berkesempatan hadir pada acara Silaturahmi Komunitas Nasional 2016 bertempat di Bangi Kopitiam – Tuparev Cirebon yang digagas oleh tokoh muda Eddy Soeparno. Acara ini bertema Mendorong Kreativitas, Menjunjung Kebhinekaan, serta Memperkokoh Demokrasi. Acara yang sama sebelumnya diselenggarakan di Surabaya dan selanjutnya juga akan diselenggarakan di beberapa kota lain. Turut hadir beberapa komunitas di Cirebon diantaranya Terang Sore, Rumah Kertas, Blogger Cirebon, Blogger Indramayu, E-tuli, dan yang lainnya.
Sebagai putra daerah asli Cirebon, Eddy Soeparno menggagas dibangunnya Rumah Kreatif Cirebon berupa Creative Urban Community Center yang saat ini progresnya sudah tahap pembangunan di Jalan Kalibaru. Eddy merasa terpanggil untuk turut berkontribusi karena beliau praktisi Ekonomi dan Politik yang berangkat dari komunitas.

Selama ini komunitas-komunitas yang ada di Cirebon bergerak dan hidup secara nomaden dan dengan dana swasembada. Seperti diungkapkan Nissa Rengganis – founder Terang Sore dan Rumah Kertas- bahwa peran pemerintah untuk merangkul dan mewadahi kegiatan-kegiatan komunitas masih minim. Untuk kegiatan saja masih mengandalkan APBD (Anggaran Patungan Batur Dewek :p). Untuk itu perlu adanya perhatian khusus.
Secara global, teknologi informasi mendorong peradaban baru manusia. Kita tidak hanya bisa mengandalkan ilmu pengetahuan tapi harus juga dibarengi denga penguasaan IT. Kreativitas anak-anak muda perlu diarahkan agar turut berkontribusi positif terhadap pembangunan. Hanya perlu dorongan/ akses modal dan akses pasar. Dengan adanya rumah kreatif Cirebon nantinya diharapkan komunitas-komunitas bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha sehingga tidak terjadi gap/kesenjangan atara pembangunan fisik dan inteligensi.

Bung Karno pernah berkata: “Wahai rakyat indonesia apabila ditanyakan kepadamu berapakah jumlah mu? Jawablah: satu!”

Maka apabila komunitas-komunitas di Cirebon telah berhimpun dan berkolaborasi melalui rumah kreatif, maka hanya satu: Cirebon maju!

Sono

Eling eling mun di tajug
Kade ah panto molongo
Peuting peuting ge dijugjug
Da teu kuat ku kasono.

Nu di handap kudu tanggah
Ngadeukeutan meh katara
Hate leah hate bungah
Neuteup nyaah nu  keur tibra.

Nyeupan beas na aseupan
Laukna sambel lalaban
Ngaringkang teras ngeukeupan
Lalaunan diusapan.

Hawatos ka nu duda
Bongan saha sok ngadua
Harewos bari dareuda
Kedal cinta ku ngadu’a.

Someah mah ka tatangga
Komo nu geus jadi randa
Duh Gusti caketkeun sorga
Enggal sabumi nu diteda.

Peuting liwat ka Pantura
Ngulonkeun ka arah Banten
Anaking ayah hampura
Tara aya unggal dinten.

Lamun hayang awak gagah
Dahar na hurang jeung toge
Enjing lamun tos garugah
Hayu urang ucang angge.

Ayah sono jeung nyaah ka Alfian.

Kareta Kutojaya (KA 171)

Elmu: Tarima jeung bagikeun

Bersih beas ku ditapi
Nya iuh ku tatangkalan
Elmu mah kedah ditampi
Ameh janten cecekelan

Damel peuyeum ngangge ragi
Janten cuka hahaseuman
Elmu mah kedah dibagi
ameh nambih pangalaman

Tauran: Kekayaan Kita yang Sesungguhnya

Bagaimana kita menghitung kekayaan kita? Ya, hitung saja berapa banyak yang sudah kita infak dan sedekahkan.
Itulah kekayaan kita.

Jangan simpan harta di hati, karena memberatkan bagimu untuk berbagi. Tapi taruhlah harta sebatas di tangan kanan, agar mudah bagimu untuk memberi.
~ Indriawan Widya Utama

image

Tauran, tausiyah giliran

Posted from WordPress for Android

Puasa & Rezeqi Tahunan

Organ paru di balik iga,
Mengisi ruang diafragma.
Puasa baru sepertiga,
Rezeqi sudah diterima.

Dalam kondisi giling yang belum sepenuhnya lancar, namun perhatian perusahaan masih besar. Rezeqi rutin tahunan sudah dicairkan. Walau puasa Ramadhan baru masuk hari ke-10.
Harus dihemat coz hari raya masih 3 pekan lagi, oiya jangan lupa dikeluarkan hak mistahiq.

AlhamduliLlah

Posted from WordPress for Android

Curhat: Hampa Puasa

Berakit-rakit ke hulu,
Berenang-renang ke tepian.
Sudahlah ijab depan penghulu,
Tapi sahur masih sendirian.

Pakai teropong lihat angkasa,
Rasi bintang sebagai tanda.
Perut keroncong karena puasa,
Tiduran siang pahala tiada.

Larinya kijang tanduknya rusa,
Dikejar singa hingga binasa.
Biarkan orang tidak puasa,
Apakah juga menanggung dosa.

AstaghfiruLlah…

*) curhat

Posted from WordPress for Android

Terima Kasih

Pohonlah selasih bercabang dua,
Bunga dipanen bila menua.
Terima kasih atas ucapan dan doa.
Moga Yang Kuasa balas semua.

*) Telp., SMS, FB, Twitter, WhatsApp dan do’a

Posted from WordPress for Android

%d bloggers like this: