Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for June, 2008

Monopoli, Konsumen Rugi

Pasti, yang pernah belajar ilmu ekonomi (IPS) pernah mendengar bahkan tahu persis apa itu MONOPOLI, bahkan salah satu permaenan waktu kecil (bahkan udah gede pun ada yang masih maen) dikasih nama monopoli. Kalo ga salah istilah ini untuk menggambarkan suatu keadaan pasar dimana ada satu/kelompok yang (bisa) menguasai, menentukan bahkan mengendalikan harga/tariff dari barang/jasa. Sehingga pihak yang menjadi minoritas (karena ketergantungan) akan merasa dirugikan karena tidak adanya suatu persaingan yang sempurna atau tidak berlakunya hukum supply dan demand (ceileh, ekonomi bgt tuh!)
Di bidang komunikasi pun monopoli telah terjadi, sebagai vendor telekomunikasi seluler, T-sel dan I-sat menguasai lebih dari separuh konsumen seluler di Indonesia. Tak ayal tariff pun mereka yang mengendalikan, konon (tak punya data) tariff seluler di Indonesia lebih tinggi dari pada di Negara tetangga. Bayangkan, telah lama kita diperas secara ga sadar oleh tariff yang begitu tinggi (padahal -konon lagi ni- biaya untuk mengirim pesan singkat dan percakapan harganya ga segitu-segitu amat!). Aku sendiri skrg pake layanan jaringan dari si penguasa selulet terbesar di Indonesia (T-sel). Semalam waktu last posting (Musim Hajatan), ku cuma pake 86 Kb kena Rp 1032,- (Rp 12,-/Kb), padahal kalo pake layanan lain cuma Rp 94,60 (Rp 1,10/Kb), hampir 10,9 kalinya. Bisa apa coba?!!
Namun akhir-akhir ini kita sering dengar satu lembaga yang gencar menyoroti persaingan usaha yang tidak sehat, yakni Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), mudah-mudahan kiprahnya dapat menyelamatkan hak-hak konsumen yang selama ini tidak berdaya akibat praktek monopoli. Hidup KPPU!!
Advertisements

musim hajatan

Ya dah 2 bln ni d daerah Indramayu dsktrnya mrpkn hari2 pnuh dg hajatan, baik yang nikah, sunatan, ato rosulan. Aq yg br tinggal dsni pun mrasakannya, hampir tiap sabtu-minggu pasti aj ada undangan. Heran pdhl br sbntar deh qu krja dsni, tp undangan ada aj! Mungkin aj (pikir qu) nm2 karyawan t4 qu krja & pnghuni komplek dah tdaftar dkntr desa, pnduduk tinggal mengakses daftar tsb, lalu undangan pun dsebar.

Tau ga, hiburan wajibnya sandiwara (bg yg mampu) ato organ tunggal (bs dua2nya jg)! Trz kl klrga rada2 soleh, mlmnya da ceramah/pengajian.
Kalo gini selain nyediain amplop byk jg qu hrz koleksi batik, tau lah, secara tiap minggu kondangan! ms pk itu2 mulu!

Yg paling brat bwt qu tu kl ditanya ‘mana nyonya nya?’ hayo jwb pa?!
Tadi pun terulang. Atasan lgsng (bos) qu dkntr td ngadain hajatan selmatan anaknya hbs dsunat. Pas prosesi ucapan selamat (biasanya sekalian ngantri prasmanan =p ) eh s punya hajat nanya:
‘Sendiri aj, Kang?’ aduh hrz jwb ap qu! Sembari cungar cengir qu jwb aj ‘Dikantun, Pa! He he… Sakantenan nyari ddieu’. dia bilang lg ‘Sok enggal atuh, diantos ondanganna’. ‘Muhun Pa, pidu’ana!’ (Sunda: terjemahin sndri ya!).

Biz mkn2, kan tetangga qu bw anknya yg umur 1 thn, Putri (lihat Minggu Jemu), ngegemesin (inget ade & kponakan dkampung euy!) qu gendong2, bawahan & tmn qu pd bilang ‘Wah dah pantes tuh Pa, kapan atuh nyusul?’

Aduh itu lg deh!

Aduh jd pengen cepet2 nikah ni! Kayaknya hidup lbh lengkep, lbh terarah&tujuanya jelas.

Neng, would you merrie me? (bner ga tulisannya?)

Setahun yg lalu kan Neng yg SMS kyk gitu, msh inget ga?

Happy News, musim nikah

Bahagia. Ya! itu perasaan yang seharusnya oleh setiap insan drasakan pabila ada teman atau saudara yang bahagia. Diriku pun saat ini mencoba untuk bahagia, walau suasana hati rada2 blue&amburadul.
Berita bahagia berdatangan dari kawan2 yang sudah lama tak jumpa. Ni dia deretan berita bahagia itu:
SR, kecengan waktu SMA, awal Juni 1st anniversary pernikahanya malah dah dapet jagoan.
DS, teman sedesa waktu KKP -biasa ku panggil mamih tiri- awal Juni juga dah dapet jagoan. Met berbahagia ya Mih!
SR, biasa dipanggil BZ -mantan bendum, waktu jd Kahim- tgl 6 Juni kmaren menikah, maaf banget ga bisa dateng soalnya kejauhan d Trenggalek. Moga jadi keluarga yg samara, penuh berkah & selalu dipersatukan dalam kebaikan. Amin
Senin lalu (16/6), gema_mulyana, adik kelas sekaligus teman seangkatan training masuk krja di industri tebu, nikah. Ga bisa datang juga, secara Senin gt loh! Tapi minggu kmaren kita kan ktmu. Gimana belah durennya? (alah!) :p Semoga kalian bahagia selalu, jadi keluarga samara, penuh dengan kedamaian, ketentraman & barokah.
Kalau yang atu ni, DAM, seangkatan training masuk kerja, se-PG pas OTJ training, bahkan sekamar d Mess =p Ni orang mo mempersunting gadis desa (guru TK) yg ditemukan pas KKN waktu kuliah dulu. Rencananya 6 Juli mendatang di Bandung. Kayaknya sekarang aja dah mulai deg-degan ni!
Tapi kok kebetulan banget ya, tadi pagi dapet sms bahwa di milis Himpro ada undangan nikah dari sesepuh/yang dituakan waktu kite jadi pengurus, Kang WS. Tempat & waktu sama dengan acaranya s DAM d Bandung.
Kang WS ni sekitar 2 tahun terakhir diriku di kampus, dia jadi teman sekaligus kakak, soalnya kita se rumah d daerah Cibanteng, sering ampe malem gadang d sekret, pulang bsepeda ditemani kegelapan malam menuruni jalan leuwi kopo (nulis opo iki!) dll.
Bwt kalian semoga hari bersejarah&berbahagia itu dapat dlalui dengan baik, persiapannya lancar & doakan diriku bisa hadir. Amin
Terus diriku kapan? Kapan? Kapan?
Pertanyaan yg retorika! Dianya aja blm tentu mau! Wong dtlp aja mlz & ga mo ngangkat, biasa lg ngobrol! Piye iki?

Hati yang lemah

Entah kenapa akhir2 ini diriku kurang semangat, hati kayaknya kosong melompong, fikiran penuh dg lamunan yang mengerikan, sesuatu telah hilang dari hatiku.
Banyak beban dalam dada sampai-sampai nafas pun sesak, pompaan darah d jantung sering menyebabkan sakit d ulu hati.
Takut….Takut….Takut….
Putus asakah diriku?
Atau butuh apakah aku ini?
Oh,vaksin hatiku nun jauh dsana! Dirimu kah obat lara ini?

Ampun ya Rob! mungkin ini juga teguran dari-Mu,karena diriku lalai,telah jauh dari-Mu. Sholatku hanya rutinitas, jauh dari khusyu.
Ya Robbi, kuatkan hati hamba yang lemah ini, beri hamba kekuatan iman islam,jauhkan dari was was dan putus asa. Amin

Teman, aku butuh nasehat & motivasimu.

Puisi Logika

Tadi ketika masuk toko buku G -di salah satu pusat perbelanjaan kota Cirebon-, mata langsung tertuju pada salah satu buku yang berjudul Ayat-Ayat Semesta tulisan Agus Purwanto, D.Sc (Fisikawan ITB) yang mengupas berbagai fenomena aya-ayat kauniyah dan bisa dijabarkan melalui logaka saintis (bener ga tulisannya?).

Salah satu yang menarik adalah tentang Puisi Logika.
Tahukah, bahwa yang ganjil dan genap itu Allah Swt ciptakan sebagai tanda agar kita bisa berfikir dan mengambil hikmah.

dan yang genap dan yang ganjil” [QS Al-Fajr (89 : 3)]

Matematika yang kita pelajari sejak SD ternyata telah diajarkan kepada manusia melalui wahyu yang Agung yakni Al-Qur’an, bahwa bilangan itu pada dasarnya hanya dua yakni ganjil dan genap.


Semua bilangan yang diakhiri oleh angka 1, 3, 5, 7 dan 9 pastilah itu bilangan ganjil
1564681234127132412354648941
89576617232132658652443483
213654285645977526587465
5664785642123978623137
95624621533287575749
semuanya ganjil kan?

Namun semua bilangan yang diakhiri oleh 2, 4, 6, 8 bahkan yang berakhiran angka 0
pasti bilangan genap
36524589564787541253654867150
7231645415649741325413418262
69545231641486447955614314
4852346897879523313402456
162534879879471454355618
masih genap kan?
subhanallooh!

nol
0x9+0=0
1×9+1=10
12×9+2=110
123×9+3=1110
1234
x9+4=11110
12345×9+5=111110
123456×9+6=1111110
1234567×9+7=11111110
12345678×9+8=111111110
123456788×9+9=1111111110

turun
1×8+1=9
12×8+2=98
123×8+3=987
1234×8+4=9876
12345×8+5=98765
123456×8+6=987654
1234567×8+7=9876543
12345678×8+8=98765432
123456789×8+9=987654321

kelahiran dua
1×18+1=19
12×18+2=218
123×18+3=2217
1234×18+4=22216
12345×18+5=222215
123456×18+6=2222214
1234567×18+7=22222213
12345678×18+8=222222212
123456789×18+9=2222222211

TERPURUK LAGI

Dinamis, itu seharusnya arus yang kuikuti, namun entah suasana hati apa yang membuat diruku terpuruk, berkutat dengan rutinitas yang statis. Padahal tuntutan makin banyak untuk terus berinovasi, berimprovisasi dan berkembang.
Oh, hati yang selalu berbolak-balik, nurani yang selalu membersitkan intuisi kebenaran, jagalah diri ini agar selalu termotivasi maju & berkembang.
Aku bosan, malu, minder, was-was dengan segala keterpurukan. Ajarkan & tunjukkan padaku jalan, cara, atau hanya sebuah perumpamaan agar aku bisa BANGKIT!!! Enyahkan dari semua kemalasan yang selalu tertutup dengan aura keangkuhan, kepongahan, rasa adigung adiguna, jabatan staff yang ga seberapa tinggi, selembar seragam BUMN, Huh aku muak dengan semua!!!!
Esok harus berbuat terbaik, lebih baik dari sekarang!!!

TEMAN, ya teman, sahabat, soulmate. Itu yang ku butuhkan saat ini, yang bisa menampung isi hati, kegelisahan, dan kesepian. Memberikan ku motivasi, dorongan, ajakan, hembusan doa di ubun-ubunku agar aku bangkit, sekali lagi BANGKIT!
Jauh, ada! Namun ku butuh yang hadir, reel, nyata!
(Uneg-uneg, Jt/20080605/16:27)

Apresiasi ato basa-basi

Orang bijak adalah orang yang berani mengakui hasil usaha/prestasi orang lain. Itu kalimat sederhana yang idealnya oleh setiap orang dapat dilakukan namun kenyataannya susah untuk direalisasikan. Diriku pun begitu, belum mampu mengapresiasi prestasi orang lain walau hanya sekedar basa-basi apalagi dengan ikhlas.

Pengalaman ku hari ini, SMS datang ke Nokia 3230 butut ku isinya si pengirim dapat promosi. Berat rasanya mengatakan “Selamat” atas prestasi yang dicapai seseorang. Malah ada rasa takut dan iri, walaupun tak dipungkiri dari hati nurani ada perasaan bangga.

Harusnya aku bersyukur and mengucap hamdallah, sahenteuna (-Sunda : setidaknya) saudara kita yang sukses sapa tau kita juga kebawa sukses. Amiiin

Ah, mungkin aku harus belajar ikhlas mengapresiasi prestasi orang lain. Walau awalnya hanya basa basi, tapi mudah-mudahan terbiasa dan menjadi bisa (ikhlas).

%d bloggers like this: