Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for September, 2009

Ditengok Bapak dan Adik dari Cianjur

Hari ini saya sungguh bahagia sealigus bingung!

Bahagia karena Bapak yang selalu dirindu dan adik yang kusayang walo jarang bertemu, hari ini mampir ke rumah di hutan tebu ini. Sekaligus bingung karena baru ngasih kabar mau mampir baru tadi siang, kan belum ada persiapan, rumah masih acak-acakan. Maklum Bi Cucum (yang biasa merapikan rumah) sudah seminggu ga datang. Untung masih sempat amprah mobil kantor. Jadi tadi sore langsung jemput beliau-beliau dari Kadipaten.

Bapak ku dari Bandung habis nganter adik daftar ulang masuk Kebidanan Unpad, syukurlah, soalnya saya jarang-jarang ketemu. Terakhir ketemu di Bogor saat acara tunangan saya, 19 Juli 2009 lalu. Apalagi sama Ibu, palingan ngobrol lewat HP aja.

Tapi kasihan mereka disini “terlantar”, kepanasan maklum rumah belum dipasang AC. Alhamdulillah makanan mah masih ada stok di kulkas, jadi dateng jemput langsung masak seadanya, hehehe. Mudah-mudahan service saya memuaskan…

Saat ini Beliau sudah terlelap, kecapean, maklum perjalanan jauh Cianur-Bandung-Majalengka. Saya masih kagum dengan kegigihan beliau mengantarkan semua anak-anaknya menggapai cita-cita, walau di usia yang sudah sepuh tapi semangatnya masih membara untuk kemajuan kami. Terima kasih Bapak, semoga semua apa yang Bapak lakukan menjadi pahala yang dilipatgandakan dihadapanNya. Terima kasih juga atas semua doa-doa panjangmu di setiap malam dan sujudmu, kami belum bisa membahagiamu, membuatmu bangga, dan belum bisa membalas doa-doamu. Ya Alloh masukkan Beliau di SurgaMu kelak. Amin

Oh, baru inget besok saya ditugaskan ke PG Subang, bagaimana ini? Bapak dan Adik ku masih disini, siapa yang melayani mereka? Bolak-balik aja ah, sore pulang lagi naek bis!

Yang penting kerjaan beres, dan masih bisa berbahagia karena bisa bersama orang-orang yang saya cintai. Horrayyyyy ditengokin!!!

Advertisements

Terjebak di luar rumah, kunci ketinggalan di mobil teman.

Kemarin sore, 6 September 2009, saya bersama 3 orang rekan kerja/tetangga komplek yang masih bujangan (sebagian istrinya ga ikut di komplek) berangkat keluar emplasement untuk ngabuburit, mencari bahan berbuka sekaligus buka saum di luar. Saya, Zolla, Novan dan P Hari (semuanya dari bagian Pabrikasi/Teknologi), yang bawa mobil Novan. Pertama-tama berburu bahan bukaan yakni buah-buah blewah yang lagi musim di Kawasan Kab. Indramayu, dan beneran, di pengumpul/tengkulak, banyak buah-buah khas Ramadhan ini yakni blewah dan bonteng suri/hirbis, harganya pun membuat kami tercengang!!! hanya Rp 1500/kg.

Setelah membeli beberapa kg, kami langsung meluncur ke arah Kertasmaya dan langsung mampir di RM Cita Rasa (depan Polsek Kertasmaya), dan ternyata waktu masih pukul 17, dan suasana pun masih sepi, so kami hanya memilih-milih menu untuk persiapan buka. Setelah beberapa waktu, langsung kami pesan Es Degan/kelapa muda, gurame bakar, tongseng, sah kangkung (plus tauco), dan nasi goreng kambing. Ternyata semakin mendekati waktu maghrib makin rame aja, selain menyajikan seafood, WR ini juga menyediakan menu khas Sunda (timbel), aneka bandeng, dll. Setelah masuk waktu maghrib, kami langsung buka dan menyantap semua yang tersaji sampai habis.

Tidak lupa saat pulang kami membungkus bandeng presto bumbu kuning pesanan Mas Indra. Setelah membayar tagihan sebesar Rp 159.000 (lumayan murah untuk berempat), kami langsung meluncur ke kawasan Jatibarang mencari dan untuk mengisi sisa-sisa rongga di lambung kami. hahaha

Setelah semua yang dicari kami dapatkan, termasuk menggosok ATM dan mengisi pulsa, kami langsung pulang dengan berbagai cerita dan gelak tawa. Dan sampai ke komplek lagi sekitar jam setengah sembilan malam, pertama-tama yang diturunkan dari mobil adalah Zolla di rumahnya, dan saya pun ikut turun. Lalu saya mengantarkan pesanan bandeng presto tadi ke Mas Indra pakai motor Zolla dan kembali lagi, maklum pelor (nempel langsung molor) saya ketiduran di rumah Zolla depan tivi lagi! bangun-bangun sahur, itu juga jam 4, untung yang punya rumah baik, nginep plus sahur. hehehe

Karena ingat semua HP mati (GSM dan CDMA), saya putuskan untuk pulang setelah subuh, karena penghuni rumah tidak punya charger merk N*ki*. Lalu saya pamit untuk pulang, namun baru setengah jalan baru teringat kunci masih di mobil teman (Novan) dari semalam!!

Akhirnya saya putuskan balik lagi ke rumah Zolla menunggu agak siang karena pastinya Novan tidur kalau habis Subuh, ibadah pun dimulai, bangun-bangun jam 6 pagi! lalu saya ambil kunci ke Novan, setelah itu pulang. Namun ternyata setelah pulang pun saya baru inget cucian kemarin sore belum dijemur!!!! dan ritual gantun-menggantung jemuranpun terjadi! Tidak lupa saya mencharge kedua HP saya, saking buru-buru HP CDMA saya terpental dan terjerembab di lantai, setelah dicek ternyata LCDnya mati total, untung nomor-nomor penting sudah disimpan dengan metode Speed dial (short cut), jadi buat si Cuneng masih lancar komunikasi!

Pesan moral dari kasus ini adalah: apabila pelupa jangan menyimpan kunci rumah di mobil teman tanpa remainder (pengingat) atau minta diingatkan kecuali Anda ingin terlantar. Kedua, jangan terburu-buru (ojo kesusu) apalagi melemparkan HP untuk puzzle. Btw ada yang bersedia menyumbangkan HPnya untuk saya? hehehe

MARI BERTANAM TEBU

Tulisan ini merupakan salinan dari ‘note’ di situs jejaring sosial Facebook dari salah satu friend saya yaitu Bapak Aris Toharisman (seorang peneliti P3GI)

Harga gula yang melonjak dalam 2 bulan belakang ini merupakan refleksi dari pergerakan harga gula dunia. Harga raw sugar saat ini sekitar 24 cent per pound atau kira-kira USD 530 per ton, sementara harga gula putih sekitar USD 604 per ton. Ini merupakan harga gula tertinggi selama hampir 30 tahun terakhir. Pada posisi harga gula dunia seperti itu wajar bila kemudian harga gula di pasar lokal melonjak tajam.

Secara psikologis naiknya harga gula dunia dipicu oleh perubahan posisi India dari eksportir kedua terbesar menjadi importir. Tahun ini India import sekitar 5 juta ton gula. Tampaknya India masih akan menjadi importir hingga 3 tahun ke depan. Kebijakan pemerintah yang menekan harga gula di pasar dalam negeri, serta meningkatkan harga gandum menyebabkan banyak petani India beralih dari tebu ke gandum. Proyeksi area tebu India tahun depan masih sama dengan tahun ini. Artinya kalau tidak ada kenaikan produktivitas yang signifikan, india masih akan tetap menjadi importir gula.

Sementara itu, jagoan gula lainnya Australia juga tidak melakukan ekspansi area. Luas tanaman tebu Australia tahun depan sama dengan tahun 2008, yaitu sekitar 340 ribu ha. Produksi gula Australia tahun depan kemungkinan tidak akan lebih banyak dari sekarang.

Nah, sekarang tinggal posisi sang jawara, Brazil. Brazil memang terus ekspansi area dan diproyeksikan akan memiliki sekitar 25 juta ha tebu pada 2025. Sekarang luas area tebu di Brazil sekitar 8,7 juta ha dan ada 20 PG baru yang siap operasi tahun depan. Namun seiring dengan melambungnya harga minyak bumi, konversi tebu ke etanol tahun depan di Brazil diperkirakan akan bertambah. Sekitar 60% produksi tebu di Brazil akan dijadikan ethanol. Porsi tersebut labih banyak dibanding tahun ini yang hanya 57%. Selain itu, iklim yang terlalu basah akan menjadi kendala bagi peningkatan produktivitas gula. Tentu saja ini menyebabkan produksi gula Brazil tidak akan melonjak signifikan. Kenaikan produksi gula Brazil diperkirakan hanya 4 juta ton saja.

Dengan situasi seperti di atas tampaknya keseimbangan produksi, konsumsi dan stok gula dunia tahun depan tidak akan jauh berbeda dengan sekarang. Karena itu, harga gula dunia pun diperkirakan masih akan tetap tinggi. Kontrak pembelian gula untuk Maret 2010 sekitar USD 606 per ton untuk gula putih dan 24,58 cent per pound untuk raw sugar. Presiden Sugar Imperial, John Shaptor, sebulan lalu dalam pertemuan American Sugar Alliance, mengemukakan bahwa harga gula dunia tahun depan mungkin lebih tinggi dari tahun ini.

Kabar baik ini patut disambut dengan gembira. Karena itu, mari kita kembali bertanam tebu. Dengan perkiraan harga gula dunia tahun depan tetap tinggi, mudah-mudahan rezeki “harga gula” akan membawa berkah bagi semuanya. Amin.

%d bloggers like this: