Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for April, 2011

Pantun: Our Birth Day

Gado-gado harganya murah
Baca Basmalah sbelum makan
Bukan kado bukan hadiah
Doa berkah dipanjatkan

Hari ini merupakan tanggal dimana kami (mohyiyi dan evrina) dilahirkan, walo berbeda tahun. Saat-saat -harusnya- kami berinstropeksi diri, selama ini sungguh banyak nikmat-Nya yang tak terhingga dan kami tidak dapat menghitungnya, walo kadang karena kelalaian, terlewat untuk disyukuri.

Selama setahun belakangan, kami alhamdulillah telah dipersatukan dalam ikatan pernikahan, hidup bersama, serta dikaruniai calon baby. Suka-duka dilewati.

Semoga sisa umur yang kami miliki dapat lebih bermanfaat, penuh berkah, dilimpahi rezeqi yang halalan-thayyiban, kebahagiaan, serta kesehatan. Mohon doanya. Amin

Terima kasih kepada orangtua kami, saudara/i, kerabat, sahabat, teman, tetangga, rekan kerja, dan semua insan yang telah berkontribusi dalam kehidupan kami dan atas semua doanya. Semoga keberkahan tercurah kepada kalian. Amin

Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali. (QS. Maryam : 15)

Advertisements

Tauran: Sebaik-baiknya

Sebaik-baiknya harta; yang bermanfaat.
Sebaik-baiknya ilmu; yang mengangkat derajat.
Sebaik-baiknya rumah; yang melapangkan hati.
Sebaik-baiknya sahabat; yang menasehati.

tweet @salimafillah via @dralqarnee

Pantun: Ngidam Apa Doyan?

Cuka tuak rasanya asam
jadi kuah manisan buah.
Suka aneh sama yang ngidam
mual-muntah, makannya susah.

Anak ababil anak alai
Galau layang tingkah lebay.
Minta pastel besok lonsay (lontong sayur)
tadi siang minta somay.

Nyelam-nyelam hobby nelayan
tangkap teri pasar dikirim.
itu ngidam apa doyan
tiap hari minta eskrim.

Pantun: Harpitnas

Buah nanas dibuat bubur,
Tengah hari langsung diteguk.
Harpitnas pengennya libur,
Setengah hari tetap masuk.

Tauran: Syirik Paling Kecil

Tauran  ini dikirim oleh M Luqman Hakim (@luqman888), 04 Maret 2009, 08:10

Sesungguhnya yang paling aku takuti atas kamu adalah syirik yang paling kecil. Ssahabat bertanya, Apakah syirik yang paling kecil itu? Rasululloh SAW menjawab ‘RIYA’

-HR Ahmad-

Hikmah: Sedekah

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Rasulullah saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?”  Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari-Muslim).

Dari Adi bin Hatim RA, ia berkata, “Aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Barang siapa diantara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separuh kurma, maka hendaklah ia melakukannya (bersedekah).“ (HR. Muslim)

Seorang sahabat yang tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan bertanya, “Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya? ”Rasulullah SAW bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak juga mereka bersedih hati.” (Al-Baqarah: 274).

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).

“Sedekah tidak mengurangi harta. Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba dengan ampunan, melainkan kemuliaan. Dan tidaklah seseorang bertawadhu karena Allah, melainkan Dia meninggikan derajatnya“ (HR.Muslim).

“Memberi sedekah, menganjurkan kebaikan, berbakti kepada orang tua, dan silaturrahmi dapat mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan , menambah berkah umur, dan menolak kejahatan.“ (HR.Abu Na’im).

“Sedekah akan menutup tujuh puluh pintu keburukan.“ (HR.Thabrani).

“Sedekah itu dapat meredam murka Allah dan menolak kematian yang buruk.” (HR.Tirmizi).

“Jika anak Adam mati, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang senantiasa mendoakannya.“ (HR.Muslim, Ahmad, Abu Daud dan Tirmizi).

Begitu banyak kebaikan yang dihasilkan dari bersedekah.  Tentunya kita tidak ingin kehilangan kesempatan untuk melakukannya karena menunda-nunda.  Syukuri apa yang kita miliki saat ini dengan menyisihkan sebagian, untuk bersedekah dan berbuat baik.  Niscaya hidup kita akan dipenuhi keberkahan, kelapangan, serta kebahagiaan, dan kebaikan itu akan kembali pada kita berkali-kali lipat.

**) Sumber: kultwit #hikmah @alifmagz dan http://www.alifmagz.com/

Tauran: Hidup Adalah Belajar

Hidup adalah belajar…

Belajar bersyukur meski terasa kurang

Belajar ikhlas meski terasa berat

Belajar taat meski tak ingin

Belajar memahami meski tak sehati

Belajar bersabar meski terbebani

Belajar setia meski godaan datang

Belajar tulus meski terdholimi

Belajar jujur meski tidak dipercaya

Maka dari itu belajar adalah sebuah pilihan terbaik untuk SUKSES.

Selamat beraktivitas dan belajar dari kehidupan.

 

*) copas dr SMS istri saya (@ev_Rina)

%d bloggers like this: