Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for September, 2011

Berpacu Waktu, Cuti, dan Persiapan Lahiran

Kebaya brukat dijahit kupnat
bahan serat jangan disikat.
Malam Jumat katanya sunnat (h)
walau berat tetap berangkat.

Hari ini, walaupun cuti, sungguh padat, cape, tapi tetap senang, bahagia dan semangat!
Dimulai dari kemarin sore, berangkat dari Subang, berpacu dengan waktu untuk menunaikan janji mengantar istri kontrol ke obgyn. Alhamdulillah walau antrian terus terlewat karena menunggu saya datang, dan jadi pasien terakhir, saya dapat mendampingi istri konsultasi dan USG. Hasil observasi, dokter mengatakan dedebayi belum turun padahal usia kandungan sudah 38 minggu, hal ini karena panggul sempit.
Dr menambahkan kemungkinan caesar. Jreng jreng!! Dan membuat rujukan untuk operasi di RSBH Rabu 5 Okt depan.
Pagi tadi setelah dari bank, kami survey dan mencari opsi lain. RSBH walau fasilitas lebih bagus tapi lumayan jauh juga dari domisili. Lanjut ke RSUD, walau sudah 3 kali periksa rutin, kami tetap terus mencari informasi. Dan Sabtu besok harus chek lagi.
Kami berharap ada keajaiban, istri melahirkan normal. Toh nanti kondisi lain yang penting ibu dan dedebayi selamat. Amin
Ini sungguh pengalaman berharga, harus dibawa santai, jangan panik, tetap tenang, en-joy! Makanya kami sempatkan makan bakso dulu berdua 🙂
Berhubung cuti hanya 1 hari, saya harus berangkat lagi ke Subang. Berat rasanya meninggalkan istri sedang hamil tua. Mudah-mudahan saja selama jauh kondisi bumil aman, sehat dan fit.
Mohon doanya bumil dan dedebayi diberi kesehatan, dilancarkan, dimudahkan dan diselamatkan dalam persalinan. Amin

Advertisements

Hujan Pertama Yang Ditunggu

Hutan delima jangan diganggu
tanam setahun panen mengkudu.
Hujan pertama begitu ditunggu
ketika turun begitu syahdu.

Pulau seribu ombaknya biru
banyak ikan bawah terumbu.
Bau debu membuat haru
basahi lahan dan kebun tebu.

Alhamdulillah, setelah beberapa bulan dilanda kemarau, akhirnya emplasement PG Subang diguyur hujan juga. Hujan pertama ini begitu ditunggu, sungguh haru hati ini ketika bunyi rintik yang membasuh debu-debu dan menerbangkan aroma tanah ke ruang nafas.
Hanya 15 menit, tapi sangat berarti. Mengubah panas, gerah, menjadi sejuk, tenang dan menyegarkan.
Semoga kita tercurahi berkah dan rahmat-Nya. Amin

Rutinitas Minggu Malam

Dari kertas baju bersulam
kena dibor jadi berlubang.
Rutinitas Minggu malam
dari Bogor berangkat ke Subang.

Nyuapin Kelinci

Manuk dadali itu garuda
Gunung Kerinci tak setinggi Semeru.
Gak jadi jalan ke pemda
nyuapin kelinci juga lebih seru.

Kupeluk Kalian, Aku Kangen

Nira sagu dibuat jamu
suguhkan tamu catat di buku.
Dua minggu tidak ketemu
kangen kamu juga janinku.

Kota Sampang dekat ke teluk
lautnya tenang sedikit arus.
Kini pulang kamu kupeluk
dia menendang perut kuelus.

Aku kangen kalian, istriku dan jagoan mini yang kini usia 37 minggu. Sebentar lagi kamu lahir nak. I love you much.

Walimatus Syafar Lilhajj

Susun bata direkatkan kanji
pintal pita kini tersambung.
Cita-cita dan raihlah haji
amal dan harta mulai ditabung.

Hari ini menghadiri acara Halal bi halal Walimatus Syafar Lilhajj Bpk Kasbari beserta istri di kediaman beliau, Pasir Bungur, Purwadadi – Subang.
Haji merupakan rukun islam yang ke-5, wajib hukumnya bagi yang telah mampu.
Sebagai seorang muslim, haji merupakan salah satu cita-cita nan agung. Menyambut seruan dan panggilan Alloh untuk berziarah ke baitullah.
Berjuta hikmah yang tersurat dan tersirat dari haji.
Semoga sahibul bait dilancarkan dalam perjalanan, menjadi haji mabrur, bisa kembai ke pangkuan keluarga. Tak lupa kita juga berdoa semoga bisa terpanggil dan berangkat ke tanah suci.
Salah satu upaya adalah mulai menabung baik amal/juga niat dan harta.

Jangan Tawuran, Mari Berdamai!

Kawanan lebah terbang seliweran
panen melimpah madunya secawan.
Diingatkan sudah buruk tawuran
kini tambah korbannya wartawan.

Miris akhir-akhir ini mendengar kabar sering terjadi tawuran, pengeroyokan, main hakim sendiri, dan aksi kekerasan lainnya.
Kapan kita menyudahi ini semua, agar kita tidak jadi arang atau abu korban keegoan.

*)

%d bloggers like this: