Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

The Day: Preparation

Walo sehat tetep aja nginep di RS mah ga enak. Selain suasana juga nyamuknya buanyak sekali (walo dah masang obat nyamuk elektrik juga aksi smash raket listrik). Berhubung rekomendasi dan rujukan dokter bahwa bumil harus check in dari kemarin sore (H-1) jadi dijalani saja.
Bumil diwajibkan puasa dari jam 3 dan mandi jam 5 pagi. Setelah itu dipasang infus, urinair dan memakai baju operasi. Pemeriksaan alat, bahan dah obat untuk operasi. Bumil juga diperiksa tensi darah. Oiya semalam denyut jantung dedebayi jg dicheck, 141-152 kali/menit, katanya normal.
Tapi sampai saat ini kami belum dapat jadwal pasti, menurut perawat/bidan masih menunggu dokter, biasanya setelah jam 9. Jadi sementara waktu kami masih menunggu.
Untuk menjaga stamina, suami sebagai penjaga juga harus memperhatikan kesehatan. Sarapan sangat dianjurkan, apalagi jatah untuk pasien -yang sedang puasa- sudah siap jadi saya embat hehe (plus kiriman dari mamah mertua).
Selain sarapan, suami -dan keluarga- juga harus banyak sholawat dan shodaqoh (SMS dari Sdr M Hafiz). Juga perbanyak do’a terutama do’a Nabi Nuh “Laa ilaha illa anta, inni kuntum minadhoolimiin”. Amin

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: