Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Kemarin dan Esok: Kisah Pemuda

Di kota Tasik lapang Dadaha,
Kalau di Bandung ke Majalaya.
Pastilah ingat hakikat Idul Adha,
Sarat kisah Bapak para Anbiyaa.

Ke pasar malam untuk pertama,
Ngantri mainan si bianglala.
Ismail pemuda taat akan agama,
Didikan ayah penghancur berhala.

Pergi berburu lari berkuda,
Bidikkan panah pada si rusa.
Esok pun dikenang Sumpah Pemuda,
Cikal bakal bersatunya bangsa.

Panah tancap tepat di paha,
Rusa lemas tidak berdaya.
Kita penerus wajib usaha,
Agar bangsa tetap berjaya.

Posted from WordPress for Android

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: