Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for August, 2016

​MENGHIMPUN KOMUNITAS DALAM CREATIVE URBAN COMMUNITY CENTRE

Silaturahmi Komunitas Nasional 2016 (Foto: @fauzinurhasan)


Beragam komunitas marak bermunculan di wilayah III Cirebon. Komunitas-komunitas ini banyak jenisnya mulai dari kesamaan minat dan hobi seperti literasi, olahraga, blogger, penggiat lingkungan, seni budaya, sampai pemerhati politik dan sosial. Komunitas positif dan kreatif perlu didorong dan diarahkan untuk menjawab dan mengimbangi perkembangan Cirebon yang massif dan progresif. 
Pada hari Selasa kemarin saya berkesempatan hadir pada acara Silaturahmi Komunitas Nasional 2016 bertempat di Bangi Kopitiam – Tuparev Cirebon yang digagas oleh tokoh muda Eddy Soeparno. Acara ini bertema Mendorong Kreativitas, Menjunjung Kebhinekaan, serta Memperkokoh Demokrasi. Acara yang sama sebelumnya diselenggarakan di Surabaya dan selanjutnya juga akan diselenggarakan di beberapa kota lain. Turut hadir beberapa komunitas di Cirebon diantaranya Terang Sore, Rumah Kertas, Blogger Cirebon, Blogger Indramayu, E-tuli, dan yang lainnya.
Sebagai putra daerah asli Cirebon, Eddy Soeparno menggagas dibangunnya Rumah Kreatif Cirebon berupa Creative Urban Community Center yang saat ini progresnya sudah tahap pembangunan di Jalan Kalibaru. Eddy merasa terpanggil untuk turut berkontribusi karena beliau praktisi Ekonomi dan Politik yang berangkat dari komunitas.

Selama ini komunitas-komunitas yang ada di Cirebon bergerak dan hidup secara nomaden dan dengan dana swasembada. Seperti diungkapkan Nissa Rengganis – founder Terang Sore dan Rumah Kertas- bahwa peran pemerintah untuk merangkul dan mewadahi kegiatan-kegiatan komunitas masih minim. Untuk kegiatan saja masih mengandalkan APBD (Anggaran Patungan Batur Dewek :p). Untuk itu perlu adanya perhatian khusus.
Secara global, teknologi informasi mendorong peradaban baru manusia. Kita tidak hanya bisa mengandalkan ilmu pengetahuan tapi harus juga dibarengi denga penguasaan IT. Kreativitas anak-anak muda perlu diarahkan agar turut berkontribusi positif terhadap pembangunan. Hanya perlu dorongan/ akses modal dan akses pasar. Dengan adanya rumah kreatif Cirebon nantinya diharapkan komunitas-komunitas bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha sehingga tidak terjadi gap/kesenjangan atara pembangunan fisik dan inteligensi.

Bung Karno pernah berkata: “Wahai rakyat indonesia apabila ditanyakan kepadamu berapakah jumlah mu? Jawablah: satu!”

Maka apabila komunitas-komunitas di Cirebon telah berhimpun dan berkolaborasi melalui rumah kreatif, maka hanya satu: Cirebon maju!

Advertisements
%d bloggers like this: