Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for Cianjur

Sebotol Sirup Untuk Ramadhan

Banyak cara yang dilakukan kaum muslim dalam menyambut bulan suci ramadhan. Setiap tempat, beda budaya –  beda kebiasaan. Seperti di wewengkon Cianjur terkenal dengan istilah papajar, lain lagi dengan di Bogor dikenal dengan istilah cucurak. Kegiatan ini adalah bentuk suka cita dan perayaan menyambut tamu agang. Bentuknya kegiatannya berupa makan-makan bersama keluarga. Katanya sih mumpung belum puasa, jadi dipuas-puasin makan di siang hari :p

Tidak hanya sebelum Ramadhan, urusan makanan pada bulan puasa ini akan menjadi hal penting, seolah-olah hanya pindah waktu makan saja konsumsi pangan justru akan lebih meningkat. Berbagai menu makanan akan lebih banyak dan beragam.

Kebalikan dengan twit-nya Dedi Mulyono (@banna78244):

Sepertinya saya pun demikian. Belum apa-apa, sudah mengurus makanan. Hari ini sudah beli sebotol sirup rasa mocca. Banyak yang nanya ‘untuk buka Pa?’ ya saya jawab aja ‘Bukan, untuk diminum sekarang aja. Mumpung masih bisa  minum sirup siang-siang’ hehehe

Tapi belum juga sampe rumah, sirupnya sudah tinggal setengah, dibongkar di kantor ;p

Advertisements

Guru MI Kami Telah Tiada

Kakak saya, Kang Apep Puaduddin ZA, kemarin siang mengabarkan berita duka, bahwa guru kami di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Salafiyyah Cibadak Tanggeung-Cianjur telah meninggal dunia.

Innalillahi wa inna ilai raaji’uun..

Keluarga kami hampir pernah diajar beliau, mulai dari bibi, paman, kakak, saya, hingga adik. Selain menjadi guru kami beliau juga merupakan salah seorang yang dituakan, sesepuh dan tokoh masyarakat.

Kami sangat kehilangan beliau. Semoga arwah beliau diterima amal ibadahnya, diampuni segala khilap dan dosanya, diterangi alam kuburnya, juga keluarga yang dtinggal mendapat kesabaran dan ketabahan. Amin

Kami tidak akan lupa jasa-jasamu, selamat jalan Bapak Ajud…

Wow! Bentrok Jadwal Lagi

Acara untuk hari minggu ini, 11 Oktober, ternyata ada dua yang utama. dua-duanya sungguh ingin sekali untuk menghadirinya. Apa dikata keduanya berjauhan tempat (beda kota), andaikan berdekatan mungkin bisa diusahakan.

Reuni Akbar, 50 Tahun SMUN 1 Cianjur, lustrum ke 10, yang dinantikan dari jauh hari dan pastinya banyak temen temen pada datang. Satu lagi acara nikahan Mas Erwin-Atiet, bertempat di Cirebon.

Aduuuh bingung uy! mau datang ke dua-duanya! Yaudah lah, datangnya ke acara nikahan Mas Erwin saja, selain dekat juga bisa dijangkau dalam satu hari.

Buat teman-teman di Smunsa, maaf ya diriku ga bisa datang, mudah-mudahan dalam acara yang lain bisa datang. Salam aja buat semua, terutama buat anak2 B4 2001, Bu Atty Darniaty, tmn2 1-10 dan 2-10 1998-2000, Pa Didin, dll.

Sukses buat semua, Miss you all!!

Tujuh Tahun

Senin, 30 Juli 2008 dua pucuk surat itu ku kirim lewat pos Bangodua – Indramayu.

Pertama untuk sahabat waktu SMA, SH di Maleber Cianjur, dan satu lagi untuk YS, sahabat waktu MTs di Bojong Kadu – Cibinong – Cianjur.

YS selama tiga tahun duduk di MTs selalu jadi sahabat sekaligus pemacu dan motivasi belajarku. Selama itu juga kita selalu mengejar yang namanya juara kelas. Tebak siapa yang selalu juara? Bahkan Bintang sekolah! Ah, masa lalu! Dan sejak lulus dari MTs (1998) aku hampir jarang mendengar kabarnya, selain dia melanjutkan ke salah satu SMU di Cianjur Selatan sementara ku ke SMU di kota Cianjur. Terakhir ku ketemu dia sebelum Iedul Fitri tahun 2004 silam, lima taun bo! Sory sobat, ku jarang memberi kabar.

SH, selama 3 tahun juga bersama di SMU, puncaknya ku deket ma dia saat kelas 3 (3be4 – biang rusuh) soalnya cuma kita berdua yang msk kelas caur ni. Satu lagi catetan bwt dia : Dia yang mempertahankan manggil ku si Ucil. Dia pernah maen ke rumah ku yang berada 65 km jauhnya dari Cianjur ke arah selatan.

Setelah lulus SMU ku jarang komunikasi lagi, soalnya dari sekian banyak alumni SMU, sedikit yang lanjut ke Bogor, salah satunya ku. Sisanya Bandung Bo! Dia pun ku dengar lanjut di Fisika UIN Sunan Gunung Djati. Eh, Selasa (08/07) sore 17:19:28 tiba-tiba hape CDMA ku bdering dengan nomor yang ga ku kenal. Logatnya pun Sundanese, eh lanjut dilanjut ternyata tu s SH, katanya surat dah sampe & tau no pun dr surat td.

Tujuh tahun ga ada komunikasi, terakhir ketemu pas reunian bakda lebaran thn 2001. Dia lulus dr UIN thn 2006, sekarang ngajar (dosen) di salah satu STAI di Bandung, and kabar yang menggembirakan selain dah nikah (bahkan istrinya lagi hamil), dia dapet beasiswa S2 dari Depag di Statistika IPB. Alhamdulillah.

Semoga jalan hidupmu penuh keberuntungan dan selalu sukses. Barakallohu laka wa baraka alaik, wa jama’a bainakuma fi khair.

%d bloggers like this: