Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for hadits

Tauran: Masuk Kubur Tanpa Bekal

“Barangsiapa masuk kubur tanpa bekal, ibarat mengarungi lautan tanpa kapal.”

~Abu Bakar Siddiq RA

 

*) SMS tauran dari M Hafiz

Advertisements

Injury Time

Kadang walo sudah disiapkan sebelumnya tetep aja ada melesetnya. Seperti malam tadi, alarm dari 2 henpon udah diaktifkan, bahkan telpon dari istri beberapa kali, tetep saja kesiangan.
Bangun jam 4:15 atau 15 menit sebelum waktu imsak.

Alhamdulillah masih sempat makan sahur.
“Sesungguhnya pembeda antara puasa kita dengan puasa ahlul kitab ialah makan sahur.”

Muga aja ini termasuk pahala sunnah karena mengakhirkan sahur, seperti hadits berikut:

“Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka dan mengakhirkan sahur.”

Pahala Membaca Al-Qur’an

Dan seseorang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan mahir, maka ia bersama para malaikat yang mulia.
Dan seseorang membaca Al-Qur’an dalam keadaan terbata-bata dan mengalami kesulitan, maka ia mendapatkan dua pahala. Pahala membaca dan kesulitan membaca.
(HR. Bukhari Muslim)

*) sumber: kultwit dari @imadudz

Perhiasan Laki-Laki VS Perhiasan Wanita

Perhiasan laki-laki adalah yang tampak baunya namun tersembunyi warnanya. Dan perhiasan wanita adalah yang tampak warnanya namun tersembunyi baunya.
~(HR. Tirmidzi & Nasa’i)

Tauran kiriman M. Hafiz via SMS, 31 Mei 2011.

Keutamaan Shalat Dhuha

Gunung Patuha terlihat indah
masih lestari tidak terjarah
Pastilah Dhuha berlimpah hikmah
hingga Allah turunkan surah.

(Hikmah Dhuha, 5 Mei 2011)

Waktu dhuha merupakan salah satu waktu yang juga diutamakan Allah SWT.  Dalam Al-Qur’an Allah bersumpah demi waktu dhuha:

Demi waktu matahari sepenggalahan naik (dhuha).  Dan demi malam apabila telah sunyi (gelap). (QS. Ad-Dhuha: 1-2).

“Shalat dhuha itu (shalatul awwabin) shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim).

“Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (H.R Tirmidzi).

“Hai anak Adam, bersembahyanglah untuk-Ku empat rakaat pada pagi hari, aku akan mencukupimu sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).

“Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga.” (HR. Tarmidzi dan Abu Majah).

Shalat dhuha melapangkan rezeki dan memantapkan langkah kita dalam menjalani aktivitas sepanjang hari.

Rasulullah SAW bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rezeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.” (HR. Tarmidzi dan Ibnu Majah).

Abu hurairah berkata, “Kekasihku (maksudnya, Rasulullah SAW) berwasiat kepadaku dengan tiga hal, dan aku tidak akan meninggalkannya sehingga aku mati; berpuasa tiga hari setiap bulan, melakukan shalat Dhuha dan melakukan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari dan  Muslim).

Sumber: Tweet #hikmah @alifmagz dan alifmagz.com

Menara Dari Cahaya

“Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan syuhada, tapi para Nabi dan syuhada iri kepada mereka.”

Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasulullah saw menjawab.

“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.” (HR. Tirmidzi)

*) dicopy dari twitnya @hafidhuddin (KH. Dr. Didin Hafidhuddin)

Tauran: Syirik Paling Kecil

Tauran  ini dikirim oleh M Luqman Hakim (@luqman888), 04 Maret 2009, 08:10

Sesungguhnya yang paling aku takuti atas kamu adalah syirik yang paling kecil. Ssahabat bertanya, Apakah syirik yang paling kecil itu? Rasululloh SAW menjawab ‘RIYA’

-HR Ahmad-

%d bloggers like this: