Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for hadits

Hikmah: Sedekah

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Rasulullah saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?”  Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari-Muslim).

Dari Adi bin Hatim RA, ia berkata, “Aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Barang siapa diantara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separuh kurma, maka hendaklah ia melakukannya (bersedekah).“ (HR. Muslim)

Seorang sahabat yang tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan bertanya, “Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya? ”Rasulullah SAW bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak juga mereka bersedih hati.” (Al-Baqarah: 274).

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).

“Sedekah tidak mengurangi harta. Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba dengan ampunan, melainkan kemuliaan. Dan tidaklah seseorang bertawadhu karena Allah, melainkan Dia meninggikan derajatnya“ (HR.Muslim).

“Memberi sedekah, menganjurkan kebaikan, berbakti kepada orang tua, dan silaturrahmi dapat mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan , menambah berkah umur, dan menolak kejahatan.“ (HR.Abu Na’im).

“Sedekah akan menutup tujuh puluh pintu keburukan.“ (HR.Thabrani).

“Sedekah itu dapat meredam murka Allah dan menolak kematian yang buruk.” (HR.Tirmizi).

“Jika anak Adam mati, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang senantiasa mendoakannya.“ (HR.Muslim, Ahmad, Abu Daud dan Tirmizi).

Begitu banyak kebaikan yang dihasilkan dari bersedekah.  Tentunya kita tidak ingin kehilangan kesempatan untuk melakukannya karena menunda-nunda.  Syukuri apa yang kita miliki saat ini dengan menyisihkan sebagian, untuk bersedekah dan berbuat baik.  Niscaya hidup kita akan dipenuhi keberkahan, kelapangan, serta kebahagiaan, dan kebaikan itu akan kembali pada kita berkali-kali lipat.

**) Sumber: kultwit #hikmah @alifmagz dan http://www.alifmagz.com/

Advertisements

Tauran: Dermawan dan Kikir

Tauran (Tausiyah Giliran) ini di kirim oleh M Hafiz via SMS tanggal 26 Juni 2010. Tentang orang dermawan dan orang kikir.

Tiada suatu pagipun yang dilewati oleh hamba-hamba Allah melainkan turun 2 malaikat. Yang satu mengatakan “Ya Allah, berilah pengganti pada orang yang dermawan”. Malaikat yang lain berkata “Ya Allah, berilah kerusakan pada orang yang kikir”.

HR. Bukhari-Muslim

Aku akan datang kepadanya dengan berlari

Dari Anas bin Malik dari Nabi saw, bahwa sesungguhnya Allah berfirman:

Apabila seorang hamba mendekat kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Dan jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa.  Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari.

(HR. al-Bukhari)

Musibah akan menjadi penghapus kesalahan

Dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id, dari Nabi saw, bersabda:

Setiap musibah yang menimpa seorang mukmin, berupa sakit yang berketerusan, sakit yang biasa, kebingungan, kesedihan, kegundahan hingga duri yang menusuknya, maka pasti musibah itu akan menjadi penghapus bagi kesalahan-kesalahannya.

(Mutafaq ‘alaih)

Berani Hidup, Siap Mati

Judul: Berani Hidup, Siap Mati
Author : Muhammad Muhyidin
Publisher : Mizania
Berani Hidup, Siap Mati

“Ada dua hal yang dibenci oleh manusia. Pertama, kematian, padahal mati lebih baik daripada hidup dalam fitnah. Kedua, kemiskinan, padahal kemiskinan akan memudahkan perhitungan pada hari kiamat nanti.” —Rasulullah SAW.

%d bloggers like this: