Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for malam Jumat

Krisis Air

Air merupakan komponen utama kehidupan makhluk hidup.
Di industri ekstrak mengekstrak hasil bumi pun tak luput dari pentingnya air. Pabrik Gula yang memproses tebu menjadi gula, maksudnya memeras nira dari batang-batang tebu lalu dimurnikan-diuapkan-dimasak-diputar (dipisahkan antara kristal gula dengan tetes)-dan jeng jing jreng jadilah gula kristal putih. Semuanya tak lepas dari pemakaian air.

Pertama air injeksi berfungsi sebagai air imbibisi, pencuci nira di ampas tebu agar terperah sempurna, kedua air mengisi ketel/boiler penghasil uap panas bertekanan yang menggerakkan sebagian besar proses di PG, juga kalornya dari uap yang dikonversi menjadi energi (istilah tehnik neh yg sy juga blm faham betul).

Besok adalah hari pertama giling, dan ternyata air injeksinya minim berhubung sumber dari mata air Cibulan/Cimanis debitnya kecil sehingga malam ini walaupun malam Jumat saya beserta yang lain harus keluar rumah dan kukurumuyan pinggir kuburan dan kali untuk masang pompa di sungai Ciputih sebagai thandem.

Untuk menyemangati yang sedang bobolokot, kita suplay dengan 12 bungkus nasgor simpang Cipeujeuh!

Semangat!

Semoga air injeksi lancar, giling ajeg n hasilnya untung! Amin

Advertisements

Berpacu Waktu, Cuti, dan Persiapan Lahiran

Kebaya brukat dijahit kupnat
bahan serat jangan disikat.
Malam Jumat katanya sunnat (h)
walau berat tetap berangkat.

Hari ini, walaupun cuti, sungguh padat, cape, tapi tetap senang, bahagia dan semangat!
Dimulai dari kemarin sore, berangkat dari Subang, berpacu dengan waktu untuk menunaikan janji mengantar istri kontrol ke obgyn. Alhamdulillah walau antrian terus terlewat karena menunggu saya datang, dan jadi pasien terakhir, saya dapat mendampingi istri konsultasi dan USG. Hasil observasi, dokter mengatakan dedebayi belum turun padahal usia kandungan sudah 38 minggu, hal ini karena panggul sempit.
Dr menambahkan kemungkinan caesar. Jreng jreng!! Dan membuat rujukan untuk operasi di RSBH Rabu 5 Okt depan.
Pagi tadi setelah dari bank, kami survey dan mencari opsi lain. RSBH walau fasilitas lebih bagus tapi lumayan jauh juga dari domisili. Lanjut ke RSUD, walau sudah 3 kali periksa rutin, kami tetap terus mencari informasi. Dan Sabtu besok harus chek lagi.
Kami berharap ada keajaiban, istri melahirkan normal. Toh nanti kondisi lain yang penting ibu dan dedebayi selamat. Amin
Ini sungguh pengalaman berharga, harus dibawa santai, jangan panik, tetap tenang, en-joy! Makanya kami sempatkan makan bakso dulu berdua 🙂
Berhubung cuti hanya 1 hari, saya harus berangkat lagi ke Subang. Berat rasanya meninggalkan istri sedang hamil tua. Mudah-mudahan saja selama jauh kondisi bumil aman, sehat dan fit.
Mohon doanya bumil dan dedebayi diberi kesehatan, dilancarkan, dimudahkan dan diselamatkan dalam persalinan. Amin

Malam Jumat Galau Di Kebun

Dendam kesumat hati masgul
makin kacau ngarang pantun.
Malam Jumat gak sunnah Rasul
malah menggalau di tengah kebun.

Malam-malam masih di kebun, me-relokasi bibit tebu yang tidak jadi ditanam.
Ne gara-gara urang bule yang terlalu memasang standar tinggi. Memang sih ideal itu bagus, tapi kalo adanya nasi jagung/oyek jangan keukeuh minta nasi merah organik, bisa-bisa mati kelaparan.
Ayo kita cari titik temu/equilibrium dari dua standar yang beda biar sama-sama bisa jalan..

*) Cidangdeur Barat | Drip Irrigation | 15-9-2011 21:37

%d bloggers like this: