Catatan diri seorang mohyiyi

Sabar Ikhtiar Profesional

Archive for tarawih

Ayo Tarawih

Lautlah dalam di tepi Jambi,
Ombak berbusa juga berbuih.
Shalat malam anjuran Nabi,
Bulan puasa isi Tarawih.

Jus mangga cuma segelas,
Kue nastar selainya nanas.
Dua puluh tiga atau sebelas,
Semua benar asalkan ikhlas.

Berita tenar bebasnya Ariel,
Habis dihukum karena nafsu.
Imam yang benar bacanya tartil,
Membawa makmum menjadi khusyu.

Advertisements

Pantesan Pegel, (Tarawih) 1 Juz

Melanjutkan posting sebelumnya, sore tadi saya ngabuburit ke Cirebon dengaan tujuan utama membeli tiket kereta untuk pulang Sabtu depan.
Berhubung setelah maghrib kalau pulang nanggung, saya putuskan saja isyaan dan tarawih di Cirebon dan saya pilih Mesjid At-Taqwa. Selain ada bazaar Ramadhan di lapangan alun-alun juga ada event Cirebon Ramadhan Book Fair di Gd Islamic Center. Benar saja, disini ramai sekali.

image

 

Tarawih, 1 juz semalam

Saya sengaja pilih shalat disini karena pasti imam bacaannya tartil, khusyu dan semangat jamaahnya yang membludak, penuh.

Ternyata dalam semalam imam membaca 1 juz bacaan Al-Quran (20 rakaat, 10 salam), dan 2+1 rakaat witir. Seperti di Makkah. Muga2 diberi kesempatan shalat di depan ka’bah. Amiiin

Pantesan pegel yaaaa…

Marhaban Yaa Ramadhan 1433 H

Sebelum masuk bulan suci Ramadhan, penetapan awal bulan qamariah sekali lagi menjadi kontroversi (dikarenakan adanya dua keyakinan penetapan cekup dengan hisab falaqi, namun ada juga keyakinan tidak hanya cukup dengan hisab falaqi namun tetap harus melihat/ru’yatul hilal). Tahun-tahun sebelumnya penetapan awal Ramadhan selalu bersamaan kecuali penetapan 1 Syawal, terdapat perbedaan. Namun dengan kearifan masyarakat akan pilihan dan keyakinan kontroversi ini selalu terselesaikan dengan sendirinya tanpa berkepanjangan. Toleransi.

Pada tahun ini 1 Ramadhan 1433 H ini sejak jauh-jauh hari yang meyakini Wujudul Hilal cukup dengan hisab falaqi (dimana konjungsi/ijtima bulan dengan matahari sudah terjadi) diantaranya Muhammadiyyah menetapkan jatuh pada hari Jumat 20 Juli 2012, sedangkan yang meyakini Hilal sudah ijtima diatas 2 derajat atau sudah bisa di-ru’yat (sebelumnya melalui hisab juga) menetapkan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012. Dan atas hasil ru’yat di beberapa titik di Indonesia tidak terjadi/nampak hilal maka pemerintah dalam hal ini Kemenag menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012.

Saya meyakini ru’yatul hilal, apabila di Indonesia belum nampak, mungkin di belahan bumi lain bisa muncul (seperti Amerika Latin yang terlewati edar bulan dan matahari, namun harus menunggu hingga jam 4-5 pagi sedangkan imsyak di Indonesia terutama Cirebon jam 4: 29 sehingga sejak awal saya niatkan besok puasa. Dan alhamdulillah setelah menunggu ternyata di Arab Saudi hilal sudah nampak. Jadi saya meyakini 1 Ramadhan 1433 H jatuh pada hari Jumat 20 Juli 2012, dan saya puasa.

Untuk lebih jelas sila buka

Tarawih dan Sahur

Malam pertama saya belum melaksanakan qiyamul lail (tarawih), semalam karena belum persiapan maka saya sahur dengan roti dan spageti (itu pun masaknya buru-buru) alhamdulillah sempat juga. Dan malam kedua (sampai saat ini saya belum tarawih juga) karena secara mendadak sore tadi dipanggil supaya ke kantor menyiapkan materi presentasi evaluasi giling. Alhamdulillah magrib masih di kantor berbuka dengan air putih karena semua hidangan buka dirumah belum terjamah 😦

Pantun

Tidur di alam memakai tenda,
tak senyaman tidur di rumah.
Jangan lihat karena beda,
biar berbeda menjadi rahmah.

Hijau wangi daun pandan,
jadi bungkus banyak penganan.
Hati gembira sambut Ramadhan,
raih pahala perbanyak amalan.

Retorika bersilat lidah,
keahlian pejabat tokoh.
Kerja giat niat ibadah,
banyak ngaji juga shodaqah.

 

Selamat datang bulan Ramadhan.

Mari berlomba untuk kebaikan (fastabiqul khairat).

Taqobbalallahu minna wa minkum taqobbal yaa Kariim.

Yang dicintai dan dibenci Alloh SWT

Tulisan ini adalah rangkuman ceramah sebelum taraweh di Mesjid At-Taubah komplek PG Jatitujuh, yang menyampaikan adalah Bpk Eman (Staff Tebang Angkut), intisarinya adalah sebagai berikut:

Alloh swt cinta pada orang-orang yang rendah hati, dermawan dan yang menyegerakan bertaubat dari perbuatan dosa. Dan lebih cita pada orang miskin yang rendah hati, orang kaya yang dermawan, serta pemuda yang menyegerakan bertaubat dari perbuatan dosa.

Namun Alloh benci terhadap orang yang sombong, pelit/kikir, serta yang terlena akan berbuat dosa. Dan lebih benci lagi terhadap orang miskin yang sombong, orang kaya yang pelit/kikir, serta orang tua yang tidak segera bertaubat.

%d bloggers like this: